Header Ads Widget

Rangkaian Interface ESP8266-07 dengan USB to Serial

Membuat proyek elektronika dengan modul wifi ESP8266 tentu sangat mengasyikan. Salah satu modul wifi dengan basis ESP8266 yang sangat populer adalah NodeMCU. Interface programming-nya sudah tersedia via soket microUSB yang dimilikinya. Tinggal sambung komputer/laptop lalu buka Arduino IDE, maka NodeMCU siap diprogram. Namun, kali ini penulis tidak akan membahas modul yang 'siap pakai' ini. Penulis lebih tertarik untuk membahas rangkaian interface ESP8266-07 dengan USB to Serial yang penulis buat dari Arduino Uno.

Penampakannya seperti ini..

ESP8266-07

Alasan Memilih ESP8266-07

Kenapa modul ini yang penulis pilih? Menurut penulis, modul ESP8266-07 punya ukuran yang lebih kecil dari NodeMCU, dengan kapasitas flash memori dan jumlah port yang sama, minus interface USB to Serial. Kita hanya perlu membuat rangkaian interface ESP8266-07 supaya dapat dihubungkan dengan port USB komputer/laptop.

Modul wifi ESP8266-07 adalah salah satu versi ESP8266 yang penulis sukai karena kemampuannya yang luar biasa dan ukurannya kecil. Modul ini punya flash memori sebesar 1 MB - jauh lebih besar dari Arduino. Tidak seperti modul ESP lainnya, ia sudah dilengkapi soket antenna IPX eksternal. Sehingga, ia bisa disambungkan ke antenna eksternal. Dengan flash memori yang dimilikinya, kita tidak memerlukan IC mikrokontroler lain untuk membuat sebuah alat elektronika. Jadi, modul ini sebenarnya bukan sekedar modul wifi, melainkan modul mikrokontroler yang dilengkapi wifi. Keren bukan?

Interface ESP8266-07 dengan USB to Serial

Interface programming untuk ESP8266-07 ini terhubung dengan USB to Serial yang harus dihubungkan melalui pin header JP1. USB to Serial yang digunakan harus memiliki pin TXD, RXD, DTR, RTS, dan GND. 

Interface ESP8266-07 dengan USB to Serial

ESP8266 memerlukan perlakuan khusus pada pin GPIO0, GPIO2, GPIO15 dan RST supaya memasuki kondisi flash programming, boot/reset/wakeup. GPIO0 high --> Run Mode, low --> Flash Mode. Pada setiap kali boot/reset/wakeup, GPIO15 harus selalu low, GPIO2 harus selalu high.

ESP8266 auto programming

Jika dilakukan secara manual, tentu perlakuan tersebut sangat merepotkan. Perlu menambah switch dan pullup pada setiap port yang terlibat. Supaya kita tidak perlu pusing dengan perlakuan tersebut, penulis sudah membuat rangkaian yang dilengkapi autoprogramming (rangkaian transistor). Sehingga, setiap kali ada sinyal programming dari port USB, ESP8266-07 akan mendapatkan penyesuaian kondisi GPIO0 dan RST secara otomatis. Sehingga tidak memerlukan penekanan switch secara manual.

Berhubung modul USB to Serial umumnya hanya memiliki pin TX, RX, VCC, dan GND, tanpa pin RTS dan DTR, maka kita bisa membuat sendiri USB to Serial dengan IC CH340 atau menyadap pin RTS dan DTR pada USB to Serial yang anda miliki. Jika anda punya Arduino Uno dengan CH340, anda bisa juga modifikasi supaya bisa dijadikan programmer ESP8266.

Selamat mencoba dan selamat berkarya.

Post a Comment

0 Comments